8 Tips Sukses dari Pengusaha Gorengan Modal 5 Jutaan!

Bisnis gorengan sangat menjanjikan dan memiliki banyak sekali peluang yang bisa menghasilkan cuan yang besar, mau coba? simak ulasan singkatnya berikut ini.

10-Tips-Sukses-dari-Pengusaha-Gorengan-Modal-5-Jutaan-aja

8 Tips Sukses dari Pengusaha Gorengan Modal 5 Jutaan! – Orang Indonesia memiliki banyak pengalaman dengan makanan yang digoreng. Aman untuk mengatakan bahwa makanan yang digoreng adalah favorit setiap orang. Dalam masyarakat saat ini, Anda dapat menemukan makanan yang digoreng hampir di setiap sudut.

Banyak ibu rumah tangga yang menyiapkan gorengan untuk dinikmati seluruh keluarga. Makanan yang digoreng adalah pasar yang menggiurkan karena banyak orang menikmatinya.

Ingin mulai usaha gorengan?

10-Tips-Sukses-dari-Pengusaha-Gorengan-untuk-pemula

Selain itu, biaya awal untuk gerobak gorengan rendah, tetapi potensi pendapatannya tinggi. Selain itu, menggoreng makanan tidak memerlukan keterampilan kuliner tingkat lanjut.

Juga, sangat sederhana sehingga siapa pun dapat membuat resep makanan goreng. Ada banyak indikator positif untuk usaha ini. Untuk alasan berikut:

1. Modal awal yang dibutuhkan tidak terlalu besar

Tidak perlu banyak uang untuk memulai bisnis gorengan. Karena itu, setiap individu mampu meluncurkan perusahaan ini. Hanya biaya menyiapkan gorengan saja yang membutuhkan investasi awal.

Misalnya bahan untuk menggoreng, wajan, gerobak jualan, kompor gas, dan alat masak lainnya. Dengan pengeluaran rendah, pengembalian tinggi, dan tidak ada waktu yang terbuang untuk memulihkan dana investasi.

2. Gorengan disukai oleh semua kalangan

Semua orang mulai dari anak kecil hingga lansia menikmati makanan gorengan yang enak sesekali. Berbagai jenis gorengan, seperti tahu isi, tempe goreng, bakwan, pisang goreng, molen, sukun, ubi goreng dan lain-lain, sering dijadikan camilan oleh masyarakat Indonesia.

Jadi, jangan berpikir dua kali untuk memulai waralaba makanan gorengan. Ini karena banyak orang di luar sana memiliki keinginan untuk makanan yang digoreng dan, akibatnya, akan mencari untuk membelinya.

3. Gorengan tetap diminati meskipun harganya naik

Karena harga sayuran, telur, dan minyak goreng—semuanya digunakan untuk membuat gorengan—telah meningkat belakangan ini, kenaikan biaya kebutuhan secara alami berdampak pada harga gorengan. Ketika harga bahan-bahan yang digunakan untuk membuat gorengan naik, begitu pula harga produk jadinya.

Namun, meskipun harga gorengan telah meningkat, masih ada permintaan yang kuat untuk mereka. Hal ini disebabkan kenaikan harga gorengan, tidak seperti harga pangan lainnya. Meskipun makanan yang digoreng telah meningkat, harganya masih lebih murah daripada banyak pilihan lainnya.

5. Tak Butuh Tempat Mewah

Hal lain yang cukup menjanjikan adalah membuka usaha gorengan tidak membutuhkan tempat usaha yang mewah. Memiliki kesan “goreng” atau “populis” sama dengan memiliki kesan negatif. Oleh karena itu, berjualan gorengan di tempat yang terlihat mewah bisa membuat kesan gorengan sedikit hilang. Menyewa ruko atau lokasi kelas atas lainnya tidak diperlukan untuk meluncurkan perusahaan ini.

Selain itu, gorengan tidak memerlukan desain interior yang elegan, timeless, dan nyaman. Saat menjual gorengan, yang Anda butuhkan hanyalah gerobak.

Anda dapat menyiapkan gerobak untuk menjual gorengan di mana saja, dari jalan sekolah atau kampus hingga alun-alun umum atau bahkan halaman depan rumah Anda. Oleh karena itu, Anda bisa memulai bisnis gorengan dengan investasi yang relatif kecil.

6. Gorengan adalah makanan yang mudah dibuat

Tidak seperti makanan lain, yang membutuhkan resep, bahan, atau keahlian khusus untuk memproduksinya, ini bisa dibuat dari awal. Gorengan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat mudah dibuat.

Anda bisa dengan mudah membuat jenis gorengan seperti tahu isi, molen, tempe goreng, bakwan, ubi goreng, pisang goreng dan lain-lain tanpa perlu resep yang terlalu rumit. Apalagi bahan untuk menggoreng makanan sederhana dan mudah.

Bahan-bahan seperti sayuran, minyak goreng, dan bumbu dasar bisa Anda temukan di sebagian besar dapur.

Selain itu, peralatan yang digunakan untuk membuat gorengan cukup mudah yaitu kompor, wajan dan peralatan masak lainnya. Anda memiliki akses ke sumber daya ini, tentu saja. Untuk itu, Anda bisa memulai franchise makanan gorengan dengan modal kecil.

7. Dagang Gorengan Dapat dengan mudah berkembang

Anda dapat meluncurkan waralaba makanan gorengan dengan investasi minimal dan komitmen waktu. Jumlah tempat yang menjual gorengan tampaknya tumbuh secara eksponensial. Mungkin masih banyak penjual gorengan lain di luar sana, jadi wajar saja jika Anda harus bersaing dengan mereka. Usaha baru Anda akan berkembang jika Anda bereksperimen dengan resep makanan gorengan yang berbeda.

Tentu saja, Anda tidak perlu bersusah payah untuk membuat varian gorengan yang rumit. Ada banyak cara untuk meningkatkan panas, termasuk bereksperimen dengan berbagai jenis tahu goreng, menggunakan bumbu yang sangat panas seperti cabai rawit, atau menggoreng makanan seperti tempe sampai garing.

Atau, Anda dapat membuat hidangan baru hanya dengan mengubah tampilan troli gorengan Anda. Lebih banyak pelanggan akan tertarik untuk membeli dari keranjang yang menonjol secara visual. Perusahaan Anda akan berkembang dalam lingkungan ini.

Menjaga standar makanan gorengan Anda tetap tinggi sama pentingnya dengan menambahkan opsi baru ke troli Anda. Pelanggan akan sering kembali jika kualitas gorengan Anda tetap konsisten.

Oleh karena itu, saat menyiapkan makanan yang digoreng, harus diperhatikan untuk memastikan kualitas tertinggi dengan memperhatikan bahan yang digunakan dan kebersihan lingkungan memasak.

8. Banyak penjual gorengan yang bisa bertahan lama

Fakta bahwa sudah ada begitu banyak penjual gorengan yang sukses adalah indikator positif lainnya untuk industri ini. Meskipun mungkin merupakan usaha yang relatif sederhana, dengan perawatan yang hati-hati, ia dapat menghasilkan keuntungan yang besar.

Jika Anda cukup fleksibel, Anda mungkin bisa mendapatkan hasil yang Anda inginkan dari pengeluaran sumber daya yang relatif sederhana. Permintaan akan produk Anda mungkin meningkat, memungkinkan Anda untuk membuka cabang dan membuka toko baru di area lain.

Modal dan estimasi keuntungan

Beberapa alasan mengapa memulai waralaba makanan gorengan bisa menjadi ide bagus telah dibahas; sekarang, Anda perlu mengetahui berapa banyak uang yang Anda perlukan untuk memulai dan berapa banyak uang yang dapat Anda harapkan untuk dihasilkan.

Anda akan memerlukan jumlah ini untuk berinvestasi dalam sejumlah kebutuhan pokok, termasuk gerobak yang dirancang khusus untuk menjual makanan yang digoreng. Selain itu, ada biaya untuk memperoleh bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk memproduksi gorengan dan peralatan dapur. Detailnya dapat ditemukan di bawah.

Gerobak : Rp2 juta

Peralatan memasak : Rp500 ribu

Tabung gas dan kompor : Rp350 ribu

Biaya lain-lain : Rp250 ribu

Total : 3,1 juta

Memperkirakan pengeluaran modal yang dibutuhkan untuk meluncurkan usaha adalah langkah pertama yang penting. Biaya listrik dan lampu untuk penerangan gerobak Anda juga harus diperhitungkan. Pencahayaan gerobak secara alami akan menarik pelanggan untuk membeli makanan yang digoreng.

Bisnis gorengan bisa dimulai dengan investasi yang relatif kecil. Jika Anda memiliki Rp 3,1 juta, Anda dapat membuka dan mengoperasikan perusahaan ini. Namun, Anda tidak boleh melupakan biaya perawatan yang berkelanjutan. Tergantung pada fluktuasi biaya input, harga bulanan item ini dapat bervariasi. Sama seperti ini, poin yang lebih baik.

Bahan untuk gorengan : Rp3,6 juta

Gas elpiji : Rp200 ribu

Biaya lain-lain : Rp200 ribu

Total : Rp4 juta

Singkatnya, memulai restoran gorengan bisa menghasilkan banyak uang. Ini karena gorengan terus menjadi makanan yang disukai banyak orang. Penjualan juga dapat meningkat secara signifikan selama bulan puasa dan waktu lainnya dalam setahun.

Misalkan Anda menjual gorengan seharga Rp. Seribu masing-masing dan menghasilkan 300 porsi per hari. Anda bisa menghasilkan sebanyak Rp. 9 juta dalam satu bulan.

Penghematan bulanan yang dihasilkan dari pembagian pendapatan kotor dengan biaya operasional adalah bukti nyata dari manfaat yang diperoleh. Oleh karena itu, dapat dilihat dari perhitungan di atas bahwa bisnis gorengan dapat memperoleh keuntungan hingga Rp 5 juta per bulan.

Manfaatkan teknologi untuk usaha gorengan

Memulai bisnis, terutama yang menjual gorengan, memang menantang. Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi untuk melihat ekspansi yang cepat, Anda perlu memperhatikan detail dan mencurahkan banyak waktu dan energi untuk bisnis. Menggunakan aplikasi penjualan seperti GoBiz dari Gojek adalah salah satu strategi untuk mengembangkan perusahaan Anda.

Meskipun penerimaan gorengan secara luas, masih memungkinkan untuk melakukan bisnis secara kontemporer. Dengan fitur pemesanan online GoBiz, pelanggan akan lebih mudah melakukan pemesanan gorengan yang Anda hasilkan. Pelanggan Anda akan menghargai kemudahan dalam memesan dan menerima kentang goreng kapan pun dan di mana pun yang paling nyaman bagi mereka.

GoBiz juga menawarkan diskon dan spesial yang dapat digunakan untuk mendatangkan klien baru. GoBiz memungkinkan Anda untuk membuat dan mendistribusikan kupon yang Anda tentukan. Misalnya, Anda bisa melakukan promosi gorengan saat bulan puasa ketika banyak orang yang mencari jajanan untuk berbuka puasa.

Anda juga dapat melacak aktivitas penjualan GoBiz Anda dari dalam aplikasi yang sama untuk menambah kenyamanan. Jika Anda lebih suka tidak menyusun laporan keuangan bulanan Anda sendiri secara manual, kami akan mengirimkannya kepada Anda melalui email.

Anda dapat memanfaatkan banyak fitur bermanfaat GoBiz jika ini adalah pertama kalinya Anda meluncurkan perusahaan. Apakah Anda ingin mencoba GoBiz untuk perusahaan makanan goreng Anda?

Bagikan pemikiran Anda tentang apa yang menurut Anda paling berhasil di bawah ini jika menurut Anda artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *