15 Tips Contoh Proposal Usaha yang Mudah Diterima Investor

Butuh modal usaha? waktunya anda buat proposal bisnis untuk mempermudah anda salam mendapatkan suntikan dana dari Investor

Tips-Contoh-Proposal-Usaha-yang-Mudah-Diterima-Investor

utangduit.com – Tentu saja, memulai bisnis membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang, seperti rencana bisnis atau proposal. Banyak orang saat ini berlomba-lomba untuk memulai bisnisnya.

Ada banyak perusahaan yang berbeda, seperti kuliner, artistik, real estat, dan otomotif. Nah, bagaimana cara membuat proposal bisnis? Info lebih lanjut

Pertimbangkan berbagai fase jika Anda berpikir untuk memulai bisnis/perusahaan. Anda harus menyiapkan rencana bisnis yang matang, memilih apakah Anda ingin berkecimpung di bidang bisnis tertentu, mengatur dana, menentukan lokasi bisnis, dan sebagainya.

Apa sebenarnya proposal bisnis itu? Proposal bisnis adalah media luas tertulis dan terstruktur yang dihasilkan oleh wirausahawan untuk mendefinisikan perusahaan baru dan hal-hal terkaitnya.

Proposal adalah bahasa turunan bahasa Inggris yang berarti “to propose”. Sehingga, proposal sering dikenal sebagai surat pengajuan atau aplikasi.

Mengapa Anda Membutuhkan Proposal Usaha?

15 Tips Contoh Proposal Usaha yang Mudah Diterima Investor

Mengapa penting bagi Anda untuk membuat proposal bisnis? Karena proposal bisnis memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  • Propsal Ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mendirikan sebuah perusahaan.
  • Anda dapat menggunakannya untuk membandingkan rencana awal dengan hasil yang diperoleh.
  • Propsal Ini dapat digunakan untuk membuat rencana perusahaan dan menyelidiki keuntungan dan kerugiannya.
  • Anda dapat menggunakannya untuk membantu pengusaha dalam menilai sektor bisnis mereka dari perspektif orang lain.
  • Propsal Ini dapat digunakan sebagai alat pengembangan perusahaan.
  • Anda dapat menggunakannya untuk melacak daya saing dan risiko lapangan dan untuk membantu pengusaha dalam mengambil tindakan untuk mengurangi risiko bisnis ini.
  • Propsal Ini dapat digunakan sebagai alat vital untuk transparansi anggaran.
  • Dapat disajikan sebagai bahan kerjasama dengan investor.
  • Anda bisa menggunakannya untuk mengajukan pinjaman modal bank.

Saat menulis proposal bisnis, Anda harus membuatnya singkat, sederhana, dan to the point. Kebanyakan orang-orang tidak punya waktu untuk membaca proposal yang panjang.

Jadi, Anda harus membangun proposal di atas rangkaian dan struktur kata yang jelas dan ringkas. Pastikan bahwa orang yang menerima proposal Anda memahami gagasan besar setelah hanya membaca satu atau dua halaman pertama.


15 Tips Menyusun Proposal Usaha Paling Efektif

Contoh Proposal Usaha yang Mudah Diterima Investor

 

Anda tidak perlu khawatir jika tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam menyusun proposal perusahaan. Kami akan turun ke cara menulis proposal bisnis yang baik dan benar.

Kami juga akan memberikan template proposal bisnis standar untuk membantu Anda membuat proposal perusahaan. Secara umum, informasi berikut dirangkum dalam proposal bisnis:

1. paragraf pengantar

Ini adalah bagian di mana Anda dapat menjelaskan sejarah jenis bisnis yang Anda miliki, prospek bisnis masa depan, gambaran tentang keunggulan bisnis Anda dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya, masalah/tantangan yang akan Anda hadapi, dan cara mengatasi hambatan tersebut. , serta visi dan misi bisnis Anda.

2. Profil Bisnis Lengkap

Anda juga harus menguraikan secara menyeluruh seluruh profil perusahaan yang Anda kelola. Tuliskan nama badan usaha, jenis usaha, lokasi, dan sejarah perusahaan.

3. Lokasi Badan Usaha

Setelah itu, Anda dapat memasukkan lokasi entitas perusahaan Anda. Pastikan alamat Anda lugas dan lengkap, termasuk desa, kecamatan, dan kode pos. Sertakan juga rencana situs. Hal ini untuk memastikan bahwa lokasi organisasi perusahaan Anda sebenarnya, bukan fiktif, dan dapat dilacak.

4. Struktur Organisasi Badan Usaha

Bahkan jika Anda hanya membuat perusahaan kecil atau menengah, Anda disarankan untuk menyebutkan struktur organisasi perusahaan Anda. Jelaskan dengan jelas pemilik, asisten, kru produksi, staf keuangan, tim pemasaran, dll.

5. Barang yang dijual

Anda dapat menjelaskan barang-barang perusahaan secara rinci di sini, termasuk jenis produk, spesifikasi, teknik pembuatan, manfaat produk, jumlah yang dihasilkan untuk setiap produksi, batasan produksi atau bahan baku yang akan dihadapi, dan sebagainya.

6. Analisis Pasar

Setiap bisnis yang Anda mulai harus memiliki target pasar tertentu. Siapa pelanggan yang Anda tuju? Apa jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan sebagainya? Hal ini diperlukan untuk menjual produk Anda ke target pasar yang sesuai. Anda dapat dengan cepat menetapkan kebijakan harga produk Anda juga.

7. Melakukan Analisis S.W.O.T (Strength. Weakness. Opportunity. Threat)

Anda juga harus memasukkan Analisis S.W.O.T dalam proposal bisnis Anda. Analisis S.W.O.T diperlukan untuk menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman entitas perusahaan. Anda harus mengembangkan analisis S.W.O.T untuk membantu setiap organisasi perusahaan dalam mengembangkan strategi terbaik.